PROJECT RISK MANAGEMENT

By
Advertisement
              Tujuan dari Rencana Manajemen Risiko adalah untuk menentukan strategi dalam mengelola risiko yang terkait dengan proyek tersebut sehingga menimbulkan dampak yang minimal terhadap biaya dan jadwal, serta kinerja operasional. Proses manajemen risiko akan mengidentifikasi sumber potensi risiko, menilai risiko dan dampak terhadap ruang lingkup, kualitas, biaya, dan jadwal. Mengevaluasi pendekatan yang dilakukan untuk mitigasi yang tepat dan risiko yang lebih moderat, dan mengembangkan rencana aksi untuk menangani risiko yang terjadi.
           Yang melakukan perencanaan manajemen risiko adalah tim proyek atau tim khusus yang dibentuk untuk melakukan perencanaan risiko
            
               Komponen yang proyek yang dilakukan analisa yaitu segitiga proyek :

             1.Ruang lingkup

             2.Biaya

             3.Waktu

             4.Kualitas

      Pengukuran kualitas dengan menggunakan model dari DeLone dan Mclean.

     1.Kualitas Sistem (System Quality) digunakan untuk mengukur kualitas sistem teknologi informasinya sendiri. 
     2.Kualitas Informasi (Information Quality) mengukur kualitas keluaran dari sistem informasi.

     3.Kualitas Pelayanan (Service Quality) awalnya digunakan di penelitian pemasaran (marketing). Penelitian-
        penelitian sistem informasi yang memasukkan pengukuran kualitas pelayanan (service quality) ke dalam model  
        D&M meminjamnya dari penelitian pemasaran.

    4.Penggunaan Informasi (Use) adalah penggunaan keluaran suatu sistem informasi oleh penerima.

    5.Kepuasan Pemakai (User Satisfaction) adalah respon pemakai terhadap penggunaan keluaran sistem informasi.

    6.Manfaat Bersih (Net Benefits) merupakan penggabungan dampak individual (individual impact) 
    
     Ada enam kegiatan utama dalam proses Manajemen Risiko yaitu antara lain : 
    1. Perencanaan Manajemen Risiko : merupakan proses mendefinisikan manajemen risiko yang akan diterapkan 
        pada proyek 
   2. Identifikasi Risiko : Upaya terus menerus untuk mengidentifikasi dan menentukan risiko-risiko yang dapat 
      mempengaruhi proyek serta pendokumentasian karakteristiknya
  3. Analisis Risiko : Sebuah evaluasi dari setiap risiko yang diidentifikasi untuk memperkirakan kemungkinan 
      terjadinya,  tingkat dampak dan peringkat prioritas. 
   4. Perencanaan Respon Risiko: proses menghasilkan pilihan tindakan untuk memperbesar peluang dan mengurangi 
       hambatan terkait pencapaian tujuan proyek 
   5. Monitoring dan Kontrol Risiko: proses pelaksanaan dari rencana respon, pelacakan risiko yang teridentifikasi, 
       pengawasan risiko residual, pengidentifikasian risiko baru, dan evaluasi efektivitas respons risiko selama  
       berlangsungnya proyek
Nama : Aris Tri Bahtiar Efendi
NIM    : 10110063
Kelas  : IF-2

 


0 comments: